Mengapa Vegetarian

Posted: July 5, 2009 in Kesehatan
Tags: ,

*Hal I

Mengapa Saya Seorang Vegetarian ?

Ada beberapa alasan yang mendorong saya untuk menjadi seorang Vegetarian :

I. Menghindari Penyiksaan dan Pembunuhan Terhadap Makhluk Hidup.

  1. Babi dipotong ekornya dan disekap supaya empuk dagingnya, serta dikurung dalam kandang yang sempit sampai kakinya sakit dan pincang. Anak babi yang belum berumur satu hari setelah dilahirkan, tanpa pembiusan rasa sakit, giginya dipecahkan supaya tidak saling menggigit.

  2. Sapi dikurung dalam kandang yang sempit sehingga tidak bisa memutarkan tubuhnya, hidup dalam lingkungan yang stres dan mengalami trauma psikologis. Sapi digantung terbalik dengan kedua pergelangan kaki diikat pada mesin yang sedang berjalan, karena bobot sapi yang berat mengakibatkan terlepasnya persendian dan patahnya tulang kaki. Sapi-sapi meronta kesakitan dan menjerit ketakutan sebelum akhirnya mati disayat pisau tajam.

  3. Ayam ditumpulkan paruhnya, dicabut bulunya agar bertelur kembali, dipaksa makan siang dan malam. Tak diberi makanan selama 30 jam sebelum dipotong. Ayam dikurung dalam kandang yang sempit dan berhimpit-himpitan sehingga tak memiliki ruang gerak cukup bagi pertumbuhannya. Akibatnya, sebagian ayam ternak menjadi cacat, mata terluka dan bahkan menjadi buta, cacat otak, stroke, tak ada semangat hidup, pendarahan organ dalam, paruhnya pecah, tulang keropos. Semua itu merupakan penyakit ayam yang umum.

  4. Bebek dan angsa dipaksa makan dengan Feeder tube, sampai hampir pecah lambungnya.

  5. Ikan yang tertangkap terus membuka mulutnya lebar-lebar berusaha untuk mempertahankan nafasnya, mata terbelalak karena rasa sakit yang amat sangat, terus meronta sampai kelelahan dan akhirnya mati.

Tahukah Anda bahwa Semua bentuk penyiksaan di atas mengakibatkan binatang mengalami trauma dan tidak sehat bahkan berpenyakit.Dan bahwa setiap potong daging yang disajikan dalam piring merupakan siksaan yang kejam dan penuh kedendaman?

Menurut data statistik bila seseorang bervegetarian selama hidupnya,maka berarti diperkirakan ia tidak membunuh 43 ekor Babi,1152 ekor Ayam,80 ekor Bebek,3 ekor Kambing,11 ekor Sapi,serta puluhan ribu ekor Ikan dan Udang.

II. Mencegah pengerusakan Lingkungan Hidup.

Untuk menghasilkan protein hewani diperlukan air 3-15 kali lebih banyak dari pada protein nabati. Sebuah rumah jagal menghabiskan sebanyak 100 juta gallon air setiap hari, yang mana jumlah tersebut cukup untuk pemakaian 25.000 orang sehari. Di Amerika Serikat, 50% konsumsi air berakhir dipeternakan . Diperlukan 11.000 liter lebih air untuk dapat menghasilkan setengah kilogram daging dan untuk memproduksi 1 pon kulit binatang dibutuhkan 2500 gallon air. Bila dibandingkan dengan pertanian yang menghasilkan setengah kilogram gandum yang kebutuhan airnya hanya 110 liter, maka kita akan menyadari ” Sungguh kegiatan peternakan adalah pemborosan sumber alam (air) yang teramat luar biasa”.

Hasil dari pertanian habis digunakan untuk makanan ternak, padahal 15 juta anak mengalami kelaparan di dunia. Karena 70 % hasil pertanian digunakan sebagai ransum ternak. Bila hasil pertanian digunakan dengan lebih efisien, maka lapisan tanah bagian atas (humus) otomatis terdaur dengan lebih efisien pula.

Diperlukan lebih dari 16 pon kacang kedelai dan padi-padian untuk menghasilkan 1 pon daging sapi dan 3 – 6 pon untuk menghasilkan 1 pon daging babi. Dengan memakan langsung padi-padian dan kacang-kacangan kita mendayagunakan sumber penghasil makanan dengan lebih baik. Kita tidak menunggu sampai padi-padian itu diubah menjadi daging dulu baru dimakan, karena itu akan memerlukan proses alam dan memerlukan energi untuk proses tersebut.

*Hal II

III. Alasan Kesehatan

Seorang vegetarian tidak akan kekurangan nutrisi. Nutrisi yang diperlukan manusia bisa didapatkan dari makanan nabati. Makanan hewan mengandung banyak lemak jenuh dan kolesterol sebagai penyebab utama penyakit kanker, jantung, tekanan darah tinggi, dan penyakit berbahaya lainnya. Daging tidak cukup mengandung karbohidrat yang sangat penting untuk kesehatan, selain B-kompleks umumnya daging mengandung sedikit sekali vitamin. Pada daging hewan terdapat cacing, bakteri dan virus yang sangat berbahaya. Menurut laporan “Pusat Pemeriksaan Produksi Daging dan Pengontrolan Penyakit” di Amerika, ditemukan racun “Salmonellosis” dalam daging, yang mana telah menelan korban puluhan ribu jiwa karena mati keracunan. Setelah binatang itu dibunuh, maka segera terbentuk zat pembusuk yang disebut “Ptomaines”, dan proses pembusukan telah dimulai sejak dari rumah jagal, sampai dijual, disimpan, disiapkan, disajikan dan dimakan. Disini dapat dibayangkan sampai berapa jauh proses pembusukan itu berlangsung. Anda bisa melakukan percobaan, biarkan seikat sayur bayam dan sepotong hamburger selama sehari penuh, maka anda akan melihat proses pembusukan hamburger, yang mana menghasilkan zat-zat beracun yang dapat menghancurkan sistem pencernaan kita.

Makanan nabati banyak mengandung serat. Serat dapat menyerap semua zat yang tidak diinginkan (berbahaya) termasuk kelebihan lemak, membersihkan usus membantu penyerapan dalam usus. Sedangkan daging, hasil unggas dan makanan yang terbuat dari susu tidak mengandung serat. Daging dalam ilmu kedokteran digolongkan ke dalam makanan yang bersifat asam, dapat menyebabkan darah menjadi asam dan untuk menetralkan sifat asam ini diperlukan kalsium dari darah dalam jumlah yang besar. Akibat kalsium terpakai habis, penuaan sel menjadi cepat, tubuh cepat letih, daya tahan berkurang, pikiran tidak jernih, cepat tua dan loyo. Sedangkan sayuran dan buah termasuk makanan yang bersifat garam, membuat darah mamapu mempertahankan sifat garamnya, membuat orang menjadi lebih nyaman, sabar, lincah, penuh semangat, daya tahan tinggi, daya konsentrasi yang tinggi sehingga bisa berumur panjang. Itu sebabnya banyak orang yang merasa memiliki tubuh yang lebih sehat  dan segar sejak menjadi vegetarian. Suatu penelitian yang dilakukan Dr. Irving Fisher dan J.H. Kellogg di Battle Creek Sanitarium, Michigan dengan tegas sekali menunjukkan bahwa kaum vegetarian  memiliki daya tahan, kekuatan, dan kecepatan pulih kembali dari kelelahan dua kali lebih tinggi dari kaum pemakan daging.


*Hal III
IV. Alasan Keuangan

Dengan memiliki kesehatan yang lebih baik melalui bervegetarian berarti menghemat biaya bagi pemeliharaan kesehatan dan pengobatan penyakit.

Uni Eropa mengeluarkan dana ratusan juta euro untuk pemeriksaan seluruh ternak dewasa yang ada di kawasan itu. Selain itu masih disediakan anggaran ratusan juta euro untuk memeriksa setiap ekor sapi. Namun banyak peternak yang nakal mencoba menyelundupkan ternaknya untuk lolos dari pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan di lapangan dengan menggunakan Uji Swiss terungkap bahwa, 49 ternak bisa lolos dari pemeriksaan visual sebelum disembelih. Lebih dari itu, daging dari ternak-ternak yang terjangkit penyakit sapi gila ternyata lolos pasar.

V. Alasan Etika

Kita mesti menyayangi hewan, mereka tidak ingin dibunuh atau disakiti seperti kita juga tidak ingin disakiti. Kita tidak akan bisa melawan kekejaman dari usaha peternakan atau pejagalan kalau kita sendiri masih makan daging.

Kita menunjukkan rasa syukur kepada Sang Pencipta dengan cara memakan lapisan terendah dari rantai makanan. Pengorbanan yang kita lakukan tidak sebanding dengan penderitaan hewan-hewan apalagi saat ini sudah terdapat makanan pengganti nabati untuk semua jenis makanan hewani yang ada.

Bila anda memakan daging, berarti anda telah membunuh atau menyebabkan pembunuhan serta bersenang-senang di atas penderitaan makhluk lain. Saat hewan akan dibantai, mereka juga menderita sakit secara fisik dan emosional. Bayangkan betapa mengerikannya mereka menghadapi saat-saat terakhir ketika ketajaman pisau jagal pelan-pelan mulai memisahkan bagian demi bagian tubuh kemudian mengoyak dan memotong isi perut sampai habis. Pernahkah terpikir bagaimana rasa sakit luar biasa yang harus dialami hewan-hewan itu sebelum mati? Sedangkan kita manusia tertusuk jarum sajapun sudah merintih kesakitan. Menjadi vegetarian berarti sedang melatih diri untuk mengembangkan sifat cinta kasih terhadap sesama. Bukankah sangat tidak adil apabila kepuasan lidah yang cuma sebatas kerongkongan harus diperoleh dari jeritan ketakutan, kesakitan dan pemutusan nyawa makhluk lain?

“Apa yang Anda tanamkan,maka itulah yang akan Anda petik”.Jika kita mengambil bagian dalam pembunuhan binatang,suatu hari nanti pasti kita akan mendapat balasan atas apa yang sudah kita perbuat.

Tulisan ini hanya copian, artikel asli ada di sini

*Happy Blogging

Comments
  1. info ternak says:

    wah hebat nih informasinya. makasih udah sharing ya. selamat hari raya aidhil fitri, mohon maaf lahir bathin info ternak

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s